Menu ✖

Dark Mode
Wagub Sulbar Kunjungi Arif, Remaja Kalukku yang Berjuang Melawan Tumor Pemprov Sulbar Launching SIPAINGARANG, Kerja Humas OPD Kini Tak Sekadar Posting Berita HMI Mamuju Demo SPBU Simbuang, Soroti Dugaan Penyalahgunaan Solar Subsidi 232 Pejabat Polman Dimutasi, Bupati Samsul: Jangan Hanya Duduk di Kursi Dingin Junda Maulana Uji Calon Dekan Fakultas Pertanian dan Kehutanan Unsulbar dengan Isu Hilirisasi hingga Deforestasi Junda Maulana Uji Calon Dekan Fakultas Pertanian dan Kehutanan Unsulbar dengan Isu Hilirisasi hingga Deforestasi Dikawal Ratusan Massa Pendukung, Petahana S. Usman Abbas Dapat Nomor Urut 1 di Pilkades Bonde

Advertorial

Sekda Sulbar Launching Desa Tangguh Bencana

badge-check


					Sekda Sulbar Launching Desa Tangguh Bencana Perbesar

Majene – Lima tahun setelah gempa berkekuatan M6,3 mengguncang Mamuju dan Majene pada Januari 2021, Sulawesi Barat melangkah lebih jauh dalam kesiapsiagaan bencana.

Sekretaris Daerah (Sekda) Junda Maulana, mewakili Gubernur Sulbar Suhardi Duka, melaunching Desa Tangguh Bencana (Destana) Berbasis Kolaborasi yang digagas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sulawesi Barat, di Dapur Mandar, Kecamatan Pamboang, Kabupaten Majene, Selasa (30/6/2026).

Example 728x250

Menurut Junda, program ini relevan dengan kondisi Sulbar yang punya indeks risiko bencana tinggi mulai dari tanah longsor, banjir, hingga gempa bumi yang kerap terjadi meski dalam skala kecil.

Namun pengalaman gempa besar di Mamuju dan Majene pada 2021 jadi pengingat bahwa daerah ini perlu lebih siap.

“Bencana yang tidak bisa kita elakkan, tapi paling tidak, setelah ada bencana, kita sudah siap untuk menghadapi bencana tersebut,” ujarnya.

Ia menjelaskan, Destana Berbasis Kolaborasi dibangun di atas tiga prinsip utama. Pertama, kolaborasi melibatkan masyarakat, pemerintah desa, hingga pemerintah kabupaten dan provinsi secara bersamaan.

Kedua, kesiapsiagaan, karena kesiapan jadi penentu seberapa baik suatu wilayah mampu menghadapi bencana saat terjadi. Ketiga, gotong royong, yang menurutnya menjadi kekuatan terbesar bangsa Indonesia dalam menghadapi situasi darurat.

“Ini harus gotong royong, tidak boleh pemerintah saja, tidak boleh masyarakat saja. Semangat gotong royong kita harus hidupkan, karena ini untuk bisa memitigasi dan mencegah korban jiwa yang besar jika terjadi bencana,” tegas Junda. (Rls)

Facebook Comments Box

Read More

Pemprov Sulbar Launching SIPAINGARANG, Kerja Humas OPD Kini Tak Sekadar Posting Berita

9 October 2026 - 06:03 WIT

232 Pejabat Polman Dimutasi, Bupati Samsul: Jangan Hanya Duduk di Kursi Dingin

8 October 2026 - 10:12 WIT

Junda Maulana Uji Calon Dekan Fakultas Pertanian dan Kehutanan Unsulbar dengan Isu Hilirisasi hingga Deforestasi

7 October 2026 - 11:55 WIT

Junda Maulana Uji Calon Dekan Fakultas Pertanian dan Kehutanan Unsulbar dengan Isu Hilirisasi hingga Deforestasi

5 October 2026 - 22:33 WIT

Tambak Mengering, Bupati Polman Segera Kerahkan Alat Berat Keruk Muara Sungai di Panyampa

2 October 2026 - 16:53 WIT

Trending on Advertorial