Menu ✖

Dark Mode
Wagub Sulbar Kunjungi Arif, Remaja Kalukku yang Berjuang Melawan Tumor Empat Bulan Kekurangan Air Bersih, BPBD Polman Salurkan Bantuan ke Ponpes Salafiyah Parappe Gubernur Sulbar: Kuatnya Pramuka Jadi Wadah Cetak SDM Berkarakter Pejuang Muda Mandar untuk Panca Daya Hadiri Pembukaan Karate Piala Panglima TNI, Gubernur SDK: Anak Muda Harus Punya Nilai Juang Tinggi di Tengah Persaingan Global Malam Kenal Pamit Kapolda Sulbar, Gubernur Suhardi Duka: Peran Polisi Sangat Tinggi Sukseskan Pembangunan, Perlu Sinergi Kuat Gubernur Suhardi Duka Harap Media Siber Bantu Masyarakat Pilah Informasi dan Tangkal Hoaks Gubernur Suhardi Duka Terima Manager PLN UP2K Sulbar, Bahas Percepatan Lisdes dan Peningkatan Elektrifikasi Sulbar

Advertorial

Sekda Sulbar Junda Maulana: WFH Sulbar untuk Efisiensi, Bukan untuk Liburan

badge-check


					Sekda Sulbar Junda Maulana: WFH Sulbar untuk Efisiensi, Bukan untuk Liburan Perbesar

Mamuju – Sekretaris Daerah Sulbar Junda Maulana mengingatkan ASN agar tidak keliru memaknai Work From Home (WFH) setiap Jumat sebagai hari libur.

Ia mengatakan, WFH tetap merupakan hari kerja sehingga seluruh ASN harus tetap menjalankan tugas dari rumah dan tidak bepergian ke luar kota.

Example 728x250

Penegasan ini sekaligus untuk meluruskan anggapan bahwa WFH bisa dimanfaatkan sebagai Work From Anywhere (WFA) atau bekerja dari mana saja.

“Kami berharap WFH ini betul-betul WFH bukan WFA, bekerja dari rumah sehingga tidak boleh ada yang keluar dari kabupaten Mamuju,” kata Junda Maulana menjelaskan sejumlah hal penting yang disampaikan dalam apel virtual bersama seluruh ASN Pemprov Sulbar saat ditemui di Matos, Mamuju, Senin 6 April 2026.

Ia menjelaskan, jika kebijakan tersebut disalahartikan, maka tujuan efisiensi tidak akan tercapai. Sebab, aktivitas bepergian justru akan memicu tambahan pengeluaran.

“Karena kalau ada yang keluar menganggap hari libur maka efisiensi tidak tercapai karena pasti memerlukan biaya, penggunaan BBM dan lain sebagainya,” jelasnya.

Kebijakan ini diterapkan Gubernur Sulbar Suhardi Duka ditengah tekanan fiskal yang sedang dihadapi pemerintah daerah. Kondisi tersebut mendorong Pemprov Sulbar untuk menyesuaikan pola kerja sebagai bagian dari langkah penghematan anggaran.

“Kita punya tekanan fiskal baik itu melalui APBD maupun ada tekanan-tekanan dari problem global yang tentu berdampak, maka kita harus melakukan yang namanya efisiensi,” ujar Junda Maulana.

Penyesuaian tidak hanya pada penerapan WFH, tetapi juga menyasar pola kerja lainnya. Rapat-rapat diupayakan dilakukan secara virtual guna menekan biaya operasional.

Selain itu, perjalanan dinas turut dibatasi dan hanya dilakukan untuk kegiatan yang benar-benar penting dan mendesak.

“Rapat-rapat kita usahakan melalui virtual sebisa mungkin. Kemudian perjalanan dinas kita batasi untuk tidak melakukan perjalanan jika tidak terlalu penting dan mendesak,” pungkasnya. (Rls)

Facebook Comments Box

Read More

Gubernur Sulbar: Kuatnya Pramuka Jadi Wadah Cetak SDM Berkarakter Pejuang Muda Mandar untuk Panca Daya

10 October 2026 - 09:22 WIT

Hadiri Pembukaan Karate Piala Panglima TNI, Gubernur SDK: Anak Muda Harus Punya Nilai Juang Tinggi di Tengah Persaingan Global

10 October 2026 - 09:18 WIT

Malam Kenal Pamit Kapolda Sulbar, Gubernur Suhardi Duka: Peran Polisi Sangat Tinggi Sukseskan Pembangunan, Perlu Sinergi Kuat

10 October 2026 - 09:15 WIT

Gubernur Suhardi Duka Harap Media Siber Bantu Masyarakat Pilah Informasi dan Tangkal Hoaks

9 October 2026 - 09:18 WIT

Gubernur Suhardi Duka Terima Manager PLN UP2K Sulbar, Bahas Percepatan Lisdes dan Peningkatan Elektrifikasi Sulbar

9 October 2026 - 09:13 WIT

Trending on Advertorial