Menu ✖

Dark Mode
Wagub Sulbar Kunjungi Arif, Remaja Kalukku yang Berjuang Melawan Tumor Empat Bulan Kekurangan Air Bersih, BPBD Polman Salurkan Bantuan ke Ponpes Salafiyah Parappe Gubernur Sulbar: Kuatnya Pramuka Jadi Wadah Cetak SDM Berkarakter Pejuang Muda Mandar untuk Panca Daya Hadiri Pembukaan Karate Piala Panglima TNI, Gubernur SDK: Anak Muda Harus Punya Nilai Juang Tinggi di Tengah Persaingan Global Malam Kenal Pamit Kapolda Sulbar, Gubernur Suhardi Duka: Peran Polisi Sangat Tinggi Sukseskan Pembangunan, Perlu Sinergi Kuat Gubernur Suhardi Duka Harap Media Siber Bantu Masyarakat Pilah Informasi dan Tangkal Hoaks Gubernur Suhardi Duka Terima Manager PLN UP2K Sulbar, Bahas Percepatan Lisdes dan Peningkatan Elektrifikasi Sulbar

Advertorial

Kadis DKPPKB Berikan Penguatan Strategis, Implementasi Quick Wins Sulbar Sehat dari Penurunan AKI dan AKB

badge-check


					Kadis DKPPKB Berikan Penguatan Strategis, Implementasi Quick Wins Sulbar Sehat dari Penurunan AKI dan AKB Perbesar

Mamuju – Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DKPPKB) Provinsi Sulawesi Barat dr. Nursyamsi Rahim, memberikan penguatan strategis pada Pertemuan DKPPKB yang dilaksanakan di Grand Maleo Hotel, Mamuju, Selasa, 4 Maret 2026.

Pertemuan ini menjadi momentum konsolidasi dalam rangka evaluasi penurunan kematian ibu (AKI) dan kematian bayi (AKB) melalui pendekatan Audit Maternal Perinatal Surveillance and Response (AMPSR), sekaligus penegasan arah kebijakan pembangunan kesehatan daerah.

Example 728x250

Dalam arahannya, Kepala DKPPKB Provinsi Sulawesi Barat, dr. Nursyamsi Rahim, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan implementasi langsung dari program Quick Wins Sulbar Sehat yang digalakkan oleh Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka.

“Penurunan angka kematian ibu dan bayi adalah prioritas utama. Ini bukan hanya tugas sektor kesehatan, tetapi menjadi gerakan bersama dalam mewujudkan Sulawesi Barat yang maju dan sejahtera,” tegasnya.

Ia menekankan, setiap hasil audit kasus harus ditindaklanjuti dengan perbaikan sistem pelayanan, mulai dari penguatan skrining ibu hamil, peningkatan kualitas antenatal care (ANC), optimalisasi layanan PONED dan PONEK, hingga sistem rujukan maternal-neonatal yang cepat dan tepat.

Selain itu, penguatan kapasitas tenaga kesehatan, standarisasi pelayanan pra-rujukan dan stabilisasi pasien, serta pemenuhan sarana prasarana menjadi bagian penting dari strategi percepatan penurunan AKI dan AKB.

Melalui forum ini, seluruh jajaran Dinas Kesehatan kabupaten diharapkan mampu menyelaraskan langkah dan memastikan bahwa setiap rekomendasi AMPSR benar-benar diimplementasikan di lapangan, bukan sekadar menjadi dokumen evaluasi.

Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa Quick Wins Sulbar Sehat tidak berhenti pada tataran kebijakan, tetapi diterjemahkan dalam aksi konkret, terukur, dan berkelanjutan demi menyelamatkan lebih banyak ibu dan bayi di Sulawesi Barat. (Rls)

Facebook Comments Box

Read More

Gubernur Sulbar: Kuatnya Pramuka Jadi Wadah Cetak SDM Berkarakter Pejuang Muda Mandar untuk Panca Daya

10 October 2026 - 09:22 WIT

Hadiri Pembukaan Karate Piala Panglima TNI, Gubernur SDK: Anak Muda Harus Punya Nilai Juang Tinggi di Tengah Persaingan Global

10 October 2026 - 09:18 WIT

Malam Kenal Pamit Kapolda Sulbar, Gubernur Suhardi Duka: Peran Polisi Sangat Tinggi Sukseskan Pembangunan, Perlu Sinergi Kuat

10 October 2026 - 09:15 WIT

Gubernur Suhardi Duka Harap Media Siber Bantu Masyarakat Pilah Informasi dan Tangkal Hoaks

9 October 2026 - 09:18 WIT

Gubernur Suhardi Duka Terima Manager PLN UP2K Sulbar, Bahas Percepatan Lisdes dan Peningkatan Elektrifikasi Sulbar

9 October 2026 - 09:13 WIT

Trending on Advertorial