Menu

Dark Mode
Wagub Sulbar Kunjungi Arif, Remaja Kalukku yang Berjuang Melawan Tumor Sekda Sulbar Tinjau Pembangunan Sekolah Rakyat di Polman, Target Rampung 31 Agustus 2026 Gubernur Sulbar Hadiri Peringatan Hari Mamuju, Bumi Manakarra Terus Mengalami Kemajuan Sekda Junda: Penilaian Jamsostek Award untuk Pastikan Perlindungan Ketenagakerjaan di Sulbar Sekda Junda Pimpin Rakor SAKIP 2026: Target Nilai Lebih Tinggi, 2027 Kita Kejar Predikat A Gubernur Sulbar Minta Penyuluh Pertanian Jadi Motor Swasembada Pangan, Targetkan IP Naik Jadi 2 Festival Rakyat Nusantara 2026 Resmi Dibuka, Sekda Sulbar Sebut UMKM Penopang Ekonomi Daerah

Advertorial

Kadis DKPPKB Berikan Penguatan Strategis, Implementasi Quick Wins Sulbar Sehat dari Penurunan AKI dan AKB

badge-check


					Kadis DKPPKB Berikan Penguatan Strategis, Implementasi Quick Wins Sulbar Sehat dari Penurunan AKI dan AKB Perbesar

Mamuju – Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DKPPKB) Provinsi Sulawesi Barat dr. Nursyamsi Rahim, memberikan penguatan strategis pada Pertemuan DKPPKB yang dilaksanakan di Grand Maleo Hotel, Mamuju, Selasa, 4 Maret 2026.

Pertemuan ini menjadi momentum konsolidasi dalam rangka evaluasi penurunan kematian ibu (AKI) dan kematian bayi (AKB) melalui pendekatan Audit Maternal Perinatal Surveillance and Response (AMPSR), sekaligus penegasan arah kebijakan pembangunan kesehatan daerah.

Dalam arahannya, Kepala DKPPKB Provinsi Sulawesi Barat, dr. Nursyamsi Rahim, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan implementasi langsung dari program Quick Wins Sulbar Sehat yang digalakkan oleh Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka.

“Penurunan angka kematian ibu dan bayi adalah prioritas utama. Ini bukan hanya tugas sektor kesehatan, tetapi menjadi gerakan bersama dalam mewujudkan Sulawesi Barat yang maju dan sejahtera,” tegasnya.

Ia menekankan, setiap hasil audit kasus harus ditindaklanjuti dengan perbaikan sistem pelayanan, mulai dari penguatan skrining ibu hamil, peningkatan kualitas antenatal care (ANC), optimalisasi layanan PONED dan PONEK, hingga sistem rujukan maternal-neonatal yang cepat dan tepat.

Selain itu, penguatan kapasitas tenaga kesehatan, standarisasi pelayanan pra-rujukan dan stabilisasi pasien, serta pemenuhan sarana prasarana menjadi bagian penting dari strategi percepatan penurunan AKI dan AKB.

Melalui forum ini, seluruh jajaran Dinas Kesehatan kabupaten diharapkan mampu menyelaraskan langkah dan memastikan bahwa setiap rekomendasi AMPSR benar-benar diimplementasikan di lapangan, bukan sekadar menjadi dokumen evaluasi.

Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa Quick Wins Sulbar Sehat tidak berhenti pada tataran kebijakan, tetapi diterjemahkan dalam aksi konkret, terukur, dan berkelanjutan demi menyelamatkan lebih banyak ibu dan bayi di Sulawesi Barat. (Rls)

Facebook Comments Box

Read More

Sekda Sulbar Tinjau Pembangunan Sekolah Rakyat di Polman, Target Rampung 31 Agustus 2026

14 July 2026 - 22:48 WIT

Gubernur Sulbar Hadiri Peringatan Hari Mamuju, Bumi Manakarra Terus Mengalami Kemajuan

14 July 2026 - 22:45 WIT

Sekda Junda: Penilaian Jamsostek Award untuk Pastikan Perlindungan Ketenagakerjaan di Sulbar

13 July 2026 - 23:39 WIT

Sekda Junda Pimpin Rakor SAKIP 2026: Target Nilai Lebih Tinggi, 2027 Kita Kejar Predikat A

13 July 2026 - 23:37 WIT

Gubernur Sulbar Minta Penyuluh Pertanian Jadi Motor Swasembada Pangan, Targetkan IP Naik Jadi 2

13 July 2026 - 17:03 WIT

Trending on Advertorial