Menu ✖

Dark Mode
Wagub Sulbar Kunjungi Arif, Remaja Kalukku yang Berjuang Melawan Tumor Gubernur Suhardi Duka Harap Media Siber Bantu Masyarakat Pilah Informasi dan Tangkal Hoaks Gubernur Suhardi Duka Terima Manager PLN UP2K Sulbar, Bahas Percepatan Lisdes dan Peningkatan Elektrifikasi Sulbar Pemprov Sulbar Launching SIPAINGARANG, Kerja Humas OPD Kini Tak Sekadar Posting Berita HMI Mamuju Demo SPBU Simbuang, Soroti Dugaan Penyalahgunaan Solar Subsidi 232 Pejabat Polman Dimutasi, Bupati Samsul: Jangan Hanya Duduk di Kursi Dingin Junda Maulana Uji Calon Dekan Fakultas Pertanian dan Kehutanan Unsulbar dengan Isu Hilirisasi hingga Deforestasi

Advertorial

Gubernur Sulbar Lepas Petugas Haji 2026, Ingatkan Jaga Emosi dan Layani Jamaah

badge-check


					Gubernur Sulbar Lepas Petugas Haji 2026, Ingatkan Jaga Emosi dan Layani Jamaah Perbesar

Mamuju – Gubernur Suhardi Duka secara resmi melepas Petugas Pendamping Ibadah Haji (PPIH) Tahun 2026 Provinsi Sulawesi Barat di Ruang Rapat Oval Lantai 3 Kantor Gubernur Sulbar, Jumat (24/4/2026).

Sebanyak 27 petugas diberangkatkan untuk mendampingi sekitar 1.400 jemaah haji asal Sulawesi Barat yang berasal dari enam kabupaten. Para petugas ini terdiri dari berbagai unsur, mulai dari pembimbing ibadah, tenaga kesehatan, dokter, hingga Tim Pemandu Haji Daerah (TPHD) yang mewakili pemerintah.

Example 728x250

Dalam arahannya, Suhardi Duka menekankan bahwa para petugas tidak hanya menjalankan tugas administratif, tetapi juga membawa nama daerah dan bangsa di Tanah Suci.

“Kita ke sana bukan hanya sebagai tamu Allah, tapi juga membawa identitas daerah dan bangsa. Jemaah haji Indonesia dikenal tertib, dan itu harus kita jaga,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan bahwa Indonesia merupakan salah satu negara dengan jumlah jemaah terbesar di dunia, sehingga keberadaan jemaah Indonesia akan selalu terlihat di berbagai lokasi, baik di Makkah maupun Madinah.

Lebih jauh, ia menegaskan bahwa peran petugas sangat krusial, terutama dalam melayani jemaah di tengah kondisi yang tidak mudah.

“Sebagai petugas, ada dua misi. Pertama, melayani jemaah dengan baik. Jangan sampai petugasnya emosional, karena kalau petugas emosional, jemaah juga bisa ikut emosional. Padahal di Tanah Suci, ujian itu berat dan hal kecil saja bisa memicu,” katanya.

Selain menjalankan tugas, para petugas juga diingatkan untuk tetap memanfaatkan kesempatan beribadah dengan sebaik-baiknya.

“Di satu sisi kita bertugas, tapi di sisi lain kita juga ingin meraih haji yang mabrur. Jadi dua-duanya harus berjalan seimbang,” tambahnya.

Suhardi Duka juga berbagi pengalaman spiritual yang sering dialami jemaah di Tanah Suci, di mana hal-hal yang di luar nalar kerap terjadi.

“Kadang jalannya lurus, tapi bisa tersesat. Itu yang menunjukkan bahwa di sana antara akal dan iman harus berjalan seimbang. Kalau merasa ada yang janggal, perbanyak istigfar dan introspeksi diri,” ujarnya.

Ia juga berpesan agar para petugas menjaga sikap dan memperbanyak kepedulian, termasuk melalui hal-hal sederhana seperti bersedekah.

“Sedekah di Tanah Suci itu sangat diingat orang. Hal kecil seperti membantu sesama jemaah bisa jadi kenangan seumur hidup bagi mereka,” katanya.

Dalam kesempatan itu, ia turut menyinggung kebijakan efisiensi dari pemerintah pusat terkait pelaksanaan ibadah haji, termasuk pengurangan kegiatan seremonial yang dinilai dapat membebani jemaah.

“Sekarang diarahkan agar tidak terlalu banyak seremonial. Jangan sampai justru membebani jemaah. Yang penting mereka bisa berangkat dengan nyaman,” jelasnya.

Menutup arahannya, Suhardi Duka berharap para petugas dan jemaah juga memanjatkan doa untuk daerah dan bangsa di tempat-tempat mustajab.

“Doakan diri sendiri, keluarga, tapi jangan lupa juga doakan daerah, pemerintah, dan bangsa kita,” pesannya.

Ia juga membuka peluang ke depan agar proses keberangkatan jemaah haji asal Sulbar bisa lebih ringan, termasuk rencana penggunaan transportasi udara langsung dari daerah.

“Ke depan kita akan desain supaya bisa berangkat lewat pesawat dari sini (Bandara Tampa Padang Mamuju). Karena perjalanan darat ke Makassar cukup berat, apalagi bagi jemaah lanjut usia,” pungkasnya. (Rls)

Facebook Comments Box

Read More

Gubernur Suhardi Duka Harap Media Siber Bantu Masyarakat Pilah Informasi dan Tangkal Hoaks

9 October 2026 - 09:18 WIT

Gubernur Suhardi Duka Terima Manager PLN UP2K Sulbar, Bahas Percepatan Lisdes dan Peningkatan Elektrifikasi Sulbar

9 October 2026 - 09:13 WIT

Pemprov Sulbar Launching SIPAINGARANG, Kerja Humas OPD Kini Tak Sekadar Posting Berita

9 October 2026 - 06:03 WIT

HMI Mamuju Demo SPBU Simbuang, Soroti Dugaan Penyalahgunaan Solar Subsidi

8 October 2026 - 21:17 WIT

232 Pejabat Polman Dimutasi, Bupati Samsul: Jangan Hanya Duduk di Kursi Dingin

8 October 2026 - 10:12 WIT

Trending on Advertorial