POLEWALI MANDAR – Harapan masyarakat Campalagian untuk memiliki pasar yang representatif kembali disuarakan. Sejumlah pemuda Campalagian menggelar audiensi dengan Bupati Polewali Mandar, Samsul Mahmud, untuk membahas nasib Pasar Campalagian yang belum juga dibangun kembali sejak terbakar sekitar 30 tahun lalu.Senin (29/06/26).
Dalam pertemuan tersebut, para pemuda menyampaikan keresahan masyarakat terhadap kondisi pasar yang dinilai sudah tidak memadai sebagai pusat aktivitas ekonomi.
Mereka meminta Pemerintah Kabupaten Polewali Mandar menjadikan pembangunan Pasar Campalagian sebagai salah satu program prioritas guna menghidupkan kembali roda perekonomian masyarakat.
Perwakilan pemuda, Ayyub, mengatakan keberadaan pasar yang layak sangat dibutuhkan karena Campalagian merupakan salah satu kawasan perdagangan yang menjadi pusat aktivitas warga di wilayah pesisir Polewali Mandar.
“Sejak kebakaran puluhan tahun lalu, hingga kini belum ada pembangunan pasar permanen. Akibatnya, aktivitas jual beli masih berlangsung dengan berbagai keterbatasan,” ujarnya.
Menurut Ayyub, pembangunan pasar bukan hanya menjadi kebutuhan para pedagang, tetapi juga menjadi harapan masyarakat luas agar aktivitas ekonomi dapat berkembang lebih baik.
Menanggapi aspirasi tersebut, Bupati Polewali Mandar Samsul Mahmud menyatakan akan menindaklanjuti masukan yang disampaikan para pemuda. Ia mengatakan pemerintah daerah akan mengkaji berbagai opsi pembangunan dengan mempertimbangkan kemampuan anggaran serta perencanaan pembangunan daerah.
“Kami akan melihat berbagai kemungkinan agar persoalan Pasar Campalagian dapat diselesaikan secara bertahap sesuai kemampuan daerah,” kata Samsul.
Audiensi berlangsung dalam suasana dialogis. Para pemuda berharap pertemuan itu menjadi langkah awal lahirnya solusi nyata sehingga penantian masyarakat selama tiga dekade terhadap pembangunan Pasar Campalagian dapat segera terwujud.

"










