Menu

Dark Mode
Wagub Sulbar Kunjungi Arif, Remaja Kalukku yang Berjuang Melawan Tumor Logo HUT ke-22 Sulawesi Barat Jadi Simbol Perjalanan Bersama Menuju Sulbar Maju dan Sejahtera Orasi Ilmiah di UNM, Gube@rnur Sulbar Dorong Perguruan Tinggi Kuasai Teknologi Pengolahan Tanah Jarang NasDem Sulbar Resmi Usung Fatmawaty Salim sebagai Calon Wakil Gubernur Orasi Ilmiah di UNM, Gubernur Sulbar Dorong Perguruan Tinggi Kuasai Teknologi Pengolahan Tanah Jarang Kukuhkan Pengurus BWI Sulbar, Suhardi Duka Dorong Wakaf Lebih Produktif untuk Kemaslahatan Umat Sekprov Junda Maulana Buka Pelatihan, Sulbar Bersiap Terapkan Katalog Versi 6

Advertorial

Bupati Polman Warning CPNS: Jadilah Aset, Bukan Beban Daerah

badge-check


					Bupati Polman Warning CPNS: Jadilah Aset, Bukan Beban Daerah Perbesar

POLEWALI MANDAR –Bupati Polewali Mandar, H. Samsul Mahmud, secara resmi membuka Pendidikan dan Pelatihan Dasar (Latsar) CPNS Angkatan XIV, XV, dan XVI di Auditorium BBPK-APDN IV Makassar, Senin (4/5/2026).

Bupati menyampaikan pesan bernuansa tegas kepada 120 peserta Latsar. Ia menekankan bahwa menjadi aparatur negara bukan sekadar menjalani proses pembelajaran formal, melainkan memahami esensi pengabdian kepada masyarakat.

“Saudara bukan lagi sekadar individu, tetapi bagian dari sistem pemerintahan yang memiliki peran strategis dalam menentukan arah pembangunan daerah,” ujarnya.

Bupati mengungkapkan bahwa Pemerintah Kabupaten Polewali Mandar telah berinvestasi besar dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia. Jumlah ASN dan tenaga pemerintah kini mencapai lebih dari 11 ribu orang. Namun, di balik angka tersebut, terdapat tantangan serius terkait kapasitas fiskal daerah.

Sesuai amanat Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2022, belanja pegawai harus ditekan maksimal 30 persen dari APBD pada 2027. Kondisi ini, kata Bupati, menuntut hadirnya birokrasi yang benar-benar produktif.

“Ke depan, tidak ada tempat bagi ASN yang hanya bekerja rutinitas tanpa hasil. Setiap ASN harus menjadi aset, bukan beban,” tegasnya.

Sebagai langkah menjaga stabilitas fiskal, Pemkab Polman juga memberlakukan moratorium penerimaan ASN pindahan dari luar daerah. Sebaliknya, pemerintah daerah memberi ruang bagi ASN yang ingin pindah keluar Polman. Kebijakan ini dinilai penting untuk menciptakan komposisi aparatur yang sehat dan berkualitas.

Bupati juga menyoroti potensi besar Polewali Mandar dalam sektor pertanian, perikanan, ekonomi kreatif, hingga pariwisata. Menurutnya, persoalan utama bukan pada minimnya potensi, tetapi bagaimana potensi itu dikelola secara efektif.

“Masalah kita bukan kekurangan potensi, tetapi bagaimana mengelolanya dengan baik. Di sinilah peran saudara menjadi sangat penting,” tuturnya.

Ia menambahkan, dalam administrasi publik modern, keberhasilan pemerintahan tidak lagi diukur dari besarnya struktur organisasi, melainkan dari dampak nyata yang dirasakan masyarakat. Karena itu, ia mengajak seluruh peserta Latsar untuk membangun karakter sebagai ASN yang solutif dan berorientasi perubahan.

“Jadilah ASN yang ketika hadir membawa solusi, dan ketika bekerja meninggalkan jejak perubahan,” pesannya.

Di akhir sambutan, Bupati berharap peserta Latsar mengikuti seluruh rangkaian pelatihan dengan disiplin, tanggung jawab, dan komitmen tinggi, sejalan dengan visi daerah mewujudkan Polewali Mandar yang sehat, cerdas, maju, serta berlandaskan nilai agama, budaya, dan lingkungan.

Facebook Comments Box

Read More

Logo HUT ke-22 Sulawesi Barat Jadi Simbol Perjalanan Bersama Menuju Sulbar Maju dan Sejahtera

24 August 2026 - 10:17 WIT

Orasi Ilmiah di UNM, Gube@rnur Sulbar Dorong Perguruan Tinggi Kuasai Teknologi Pengolahan Tanah Jarang

21 August 2026 - 19:56 WIT

NasDem Sulbar Resmi Usung Fatmawaty Salim sebagai Calon Wakil Gubernur

20 August 2026 - 20:41 WIT

Orasi Ilmiah di UNM, Gubernur Sulbar Dorong Perguruan Tinggi Kuasai Teknologi Pengolahan Tanah Jarang

20 August 2026 - 19:02 WIT

Kukuhkan Pengurus BWI Sulbar, Suhardi Duka Dorong Wakaf Lebih Produktif untuk Kemaslahatan Umat

20 August 2026 - 07:25 WIT

Trending on Advertorial