Menu ✖

Dark Mode
Wagub Sulbar Kunjungi Arif, Remaja Kalukku yang Berjuang Melawan Tumor Empat Bulan Kekurangan Air Bersih, BPBD Polman Salurkan Bantuan ke Ponpes Salafiyah Parappe Gubernur Sulbar: Kuatnya Pramuka Jadi Wadah Cetak SDM Berkarakter Pejuang Muda Mandar untuk Panca Daya Hadiri Pembukaan Karate Piala Panglima TNI, Gubernur SDK: Anak Muda Harus Punya Nilai Juang Tinggi di Tengah Persaingan Global Malam Kenal Pamit Kapolda Sulbar, Gubernur Suhardi Duka: Peran Polisi Sangat Tinggi Sukseskan Pembangunan, Perlu Sinergi Kuat Gubernur Suhardi Duka Harap Media Siber Bantu Masyarakat Pilah Informasi dan Tangkal Hoaks Gubernur Suhardi Duka Terima Manager PLN UP2K Sulbar, Bahas Percepatan Lisdes dan Peningkatan Elektrifikasi Sulbar

Daerah

Dua Terduga Pelaku Penganiayaan Berat di Wonomulyo Ditangkap Polisi

badge-check


					Dua Terduga Pelaku Penganiayaan Berat di Wonomulyo Ditangkap Polisi Perbesar

POLRES POLMAN — Sebuah kasus penganiayaan berat yang menewaskan seorang Pria terjadi di wilayah hukum Polsek Wonomulyo, Kabupaten Polewali Mandar Insiden berdarah ini berlangsung di area Pabrik Gabah Amin 2, Jalan Kapten Jumhana, Kelurahan Sidodadi Kecamatan Wonomulyo Kabupaten Polman. Jumat (14/11/2025) sekitar pukul 16.30 WITA.

Kapolsek Wonomulyo AKP Sandy Indrajatiwiguna, S.I.K bersama personelnya bergerak cepat menuju lokasi usai menerima laporan masyarakat. Setiba di TKP, polisi langsung melakukan pengamanan area dan mengumpulkan keterangan saksi.

Example 728x250

Kapolsek Wonomulyo AKP Sandy Indrajatiwiguna menjelaskan bahwa menurut keterangan saksi A (10), peristiwa bermula sekitar pukul 15.20 WITA ketika terjadi cekcok antara korban Septian Sani Dwi Putri Husain (35), dengan dua terduga pelaku bernama Akhmad (45) dan Inisial A (15) di depan rumah saksi di Lingkungan Ujung Baru Kelurahan Sidodadi.

Cekcok yang awalnya hanya adu pukul tanpa senjata berubah menjadi fatal. Kedua terduga pelaku kemudian mengambil parang dan celurit sebelum menyerang korban secara bersamaan. Korban hanya sempat memakai helm untuk melindungi diri.

Saksi lainnya, Abdu (57), turut melihat bahwa Akhmad menebas korban menggunakan parang, sementara A menyerang dengan celurit. Usai melakukan aksinya, kedua pelaku masuk kembali ke dalam rumah, sementara korban tergeletak di jalan.

Personel gabungan Polsek Wonomulyo dan Polres Polman tiba di lokasi sekitar pukul 16.00 WITA. Polisi memasang garis polisi di sekitar TKP dan melakukan langkah-langkah pemeriksaan awal.

Dua terduga pelaku beserta barang bukti senjata tajam berhasil diamankan. Untuk mengantisipasi kemungkinan amuk massa, polisi juga mengevakuasi keluarga pelaku ke Mapolsek Wonomulyo.

Petugas kemudian mendatangi RSUD Wonomulyo untuk memastikan kondisi korban dan melengkapi proses penyelidikan.

Hingga saat ini, kedua terduga pelaku telah diamankan dan menjalani proses hukum lebih lanjut.

Facebook Comments Box

Read More

Empat Bulan Kekurangan Air Bersih, BPBD Polman Salurkan Bantuan ke Ponpes Salafiyah Parappe

10 October 2026 - 11:21 WIT

Gubernur Sulbar: Kuatnya Pramuka Jadi Wadah Cetak SDM Berkarakter Pejuang Muda Mandar untuk Panca Daya

10 October 2026 - 09:22 WIT

Hadiri Pembukaan Karate Piala Panglima TNI, Gubernur SDK: Anak Muda Harus Punya Nilai Juang Tinggi di Tengah Persaingan Global

10 October 2026 - 09:18 WIT

Malam Kenal Pamit Kapolda Sulbar, Gubernur Suhardi Duka: Peran Polisi Sangat Tinggi Sukseskan Pembangunan, Perlu Sinergi Kuat

10 October 2026 - 09:15 WIT

Gubernur Suhardi Duka Harap Media Siber Bantu Masyarakat Pilah Informasi dan Tangkal Hoaks

9 October 2026 - 09:18 WIT

Trending on Advertorial