Menu

Dark Mode
Wagub Sulbar Kunjungi Arif, Remaja Kalukku yang Berjuang Melawan Tumor Logo HUT ke-22 Sulawesi Barat Jadi Simbol Perjalanan Bersama Menuju Sulbar Maju dan Sejahtera Orasi Ilmiah di UNM, Gube@rnur Sulbar Dorong Perguruan Tinggi Kuasai Teknologi Pengolahan Tanah Jarang NasDem Sulbar Resmi Usung Fatmawaty Salim sebagai Calon Wakil Gubernur Orasi Ilmiah di UNM, Gubernur Sulbar Dorong Perguruan Tinggi Kuasai Teknologi Pengolahan Tanah Jarang Kukuhkan Pengurus BWI Sulbar, Suhardi Duka Dorong Wakaf Lebih Produktif untuk Kemaslahatan Umat Sekprov Junda Maulana Buka Pelatihan, Sulbar Bersiap Terapkan Katalog Versi 6

Polman

Sudah 17 Hari Sejak Penembakan, Ibu Korban Tumpahkan Kesedihan dan Kekecewaan di Media Sosial

badge-check


					Sudah 17 Hari Sejak Penembakan, Ibu Korban Tumpahkan Kesedihan dan Kekecewaan di Media Sosial Perbesar

SUARAMANDAR.COM, POLEWALI MANDAR –Rasa pilu dan kecewa seorang ibu pecah di media sosial setelah 17 hari berlalu sejak anaknya tewas ditembak oleh orang tak dikenal di kecamatan Campalagian, kabupaten Polewali Mandar.

Dalam unggahan yang kini viral, sang ibu mencurahkan isi hatinya tentang kehilangan mendalam sekaligus kekecewaan terhadap proses hukum yang dinilai berjalan lambat, Senin (07/10/2025).

“Sudah 17 hari anakku pergi dengan cara tragis. Hati ini belum sembuh dari luka kehilangan, tapi semakin sakit karena pelakunya belum juga tertangkap,” tulisan ibu korban Rasniati Mursid dalam unggahan di akun pribadinya.

Unggahan itu sontak memicu gelombang empati dari warganet. Berbagai macam komentar berisi doa dan dukungan membanjiri kolom komentarnya. Banyak yang turut menyuarakan keprihatinan atas lambannya pengungkapan kasus yang telah mengguncang warga setempat.

Kasus penembakan yang menewaskan korban Muhammad HUSAIN (35) itu terjadi dua pekan lalu di wilayah kecamatan Campalagian,Kabupaten Polewali Mandar. Sejak kejadian, pihak kepolisian telah melakukan serangkaian penyelidikan, termasuk memeriksa sejumlah saksi dan mengumpulkan bukti di lokasi. Namun hingga kini, identitas pelaku masih menjadi misteri.

“Kami berharap ada keadilan untuk almarhum. Jangan biarkan pelaku bebas berkeliaran sementara kami menanggung duka tanpa kepastian,” ungkap ibu Korban.

Namun di balik rasa sedih dan kecewa itu, sang ibu tetap menunjukkan keteguhan iman dan doa tulus. Dalam unggahan yang sama, ia juga menyampaikan harapan agar para penegak hukum yang menangani kasus ini selalu berada dalam lindungan Allah SWT.

“Saya hanya bisa berdoa, semoga para penegak hukum yang berjuang mencari keadilan untuk anak saya selalu dalam lindungan Allah SWT,” tulisnya.

Kini, seruan keadilan dari keluarga korban pun terus bergema di media sosial. Warganet berharap, curahan hati seorang ibu yang kehilangan buah hatinya ini menjadi pengingat bagi penegak hukum agar tidak berhenti sampai kebenaran terungkap.

“Kami tidak minta apa-apa, hanya keadilan untuk anak kami,” tutup sang ibu.

Facebook Comments Box

Read More

Logo HUT ke-22 Sulawesi Barat Jadi Simbol Perjalanan Bersama Menuju Sulbar Maju dan Sejahtera

24 August 2026 - 10:17 WIT

Orasi Ilmiah di UNM, Gube@rnur Sulbar Dorong Perguruan Tinggi Kuasai Teknologi Pengolahan Tanah Jarang

21 August 2026 - 19:56 WIT

NasDem Sulbar Resmi Usung Fatmawaty Salim sebagai Calon Wakil Gubernur

20 August 2026 - 20:41 WIT

Orasi Ilmiah di UNM, Gubernur Sulbar Dorong Perguruan Tinggi Kuasai Teknologi Pengolahan Tanah Jarang

20 August 2026 - 19:02 WIT

Kukuhkan Pengurus BWI Sulbar, Suhardi Duka Dorong Wakaf Lebih Produktif untuk Kemaslahatan Umat

20 August 2026 - 07:25 WIT

Trending on Advertorial