Menu

Dark Mode
Wagub Sulbar Kunjungi Arif, Remaja Kalukku yang Berjuang Melawan Tumor Logo HUT ke-22 Sulawesi Barat Jadi Simbol Perjalanan Bersama Menuju Sulbar Maju dan Sejahtera Orasi Ilmiah di UNM, Gube@rnur Sulbar Dorong Perguruan Tinggi Kuasai Teknologi Pengolahan Tanah Jarang NasDem Sulbar Resmi Usung Fatmawaty Salim sebagai Calon Wakil Gubernur Orasi Ilmiah di UNM, Gubernur Sulbar Dorong Perguruan Tinggi Kuasai Teknologi Pengolahan Tanah Jarang Kukuhkan Pengurus BWI Sulbar, Suhardi Duka Dorong Wakaf Lebih Produktif untuk Kemaslahatan Umat Sekprov Junda Maulana Buka Pelatihan, Sulbar Bersiap Terapkan Katalog Versi 6

Daerah

Hj. Fatmawati Salim Hadiri Buka Puasa Bersama Simpatisan SDK–JSM di Tomandar

badge-check


					0-3840x2160-0-0-{}-0-24# Perbesar

0-3840x2160-0-0-{}-0-24#

POLEWALI MANDAR — Suasana Ramadan di Mandar kembali menghangat pada Kamis sore (26/02/2026). Ratusan warga memadati pelataran Masjid Khairul Anam Tomandar, Desa Padang Timur,Kecamatan Campalagian. Di sinilah Tim Simpatisan SDK–JSM menggelar acara buka puasa bersama, sebuah tradisi yang belakangan menjadi ruang bertemunya masyarakat dengan figur-figur publik yang mereka hormati.

Salah satu yang hadir sore itu adalah Hj. Fatmawati Salim, Staf Ahli PKK Provinsi Sulawesi Barat sekaligus istri almarhum Salim S. Mengga. Kehadirannya memantik perhatian warga. Sejumlah tokoh masyarakat, pengurus masjid, dan relawan bersalaman bergiliran, menyambutnya dengan hangat.

Di Desa Padang Timur, nama almarhum Salim S. Mengga memang masih akrab dalam ingatan publik. Tak sedikit warga yang mengaku rindu pada sosok yang mereka anggap dekat dan ringan tangan membantu masyarakat kecil.

Drs. Abdul Karim, salah satu warga, menyampaikan kesan yang sama. “Kehadiran Ibu Fatmawati seperti menghadirkan kembali sosok almarhum di tengah kami,” ujarnya, pelan.

Fatmawati, dalam sambutannya, menekankan pentingnya menjaga ruang-ruang kebersamaan selama Ramadan. Menurutnya, kegiatan semacam ini bukan sekadar ritual berbuka, tetapi penanda kuatnya jalinan sosial yang dirawat masyarakat Mandar.

“Buka puasa bersama adalah ruang berbagi dan saling menguatkan. Ramadan mengajarkan kita untuk menjaga kepedulian,” katanya.

Pada kesempatan itu, ia juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Mandar atas keputusan keluarga dan negara yang menetapkan almarhum dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Kalibata. Banyak warga Mandar berharap almarhum dimakamkan di tanah kelahirannya. Namun keputusan negara dianggap sebagai penghormatan atas pengabdian almarhum.

“Semoga masyarakat Mandar memahami dan terus mendoakan almarhum,” tuturnya.

Acara berlanjut dengan doa bersama, buka puasa serentak, dan salat Magrib berjemaah. Usai ibadah, warga tetap bertahan. Mereka bercengkerama, sebagian memeluk Fatmawati, sebagian lain sekadar mengucap salam dan doa.

Di Padang Timur, kehangatan semacam itu bukan hal baru. Tapi sore itu terasa berbeda, lebih syahdu, lebih dalam. Seolah masyarakat Mandar sedang merawat kenangan, sembari membangun kembali kedekatan yang pernah terjalin dengan keluarga almarhum Salim S. Mengga.

Facebook Comments Box

Read More

Logo HUT ke-22 Sulawesi Barat Jadi Simbol Perjalanan Bersama Menuju Sulbar Maju dan Sejahtera

24 August 2026 - 10:17 WIT

Orasi Ilmiah di UNM, Gube@rnur Sulbar Dorong Perguruan Tinggi Kuasai Teknologi Pengolahan Tanah Jarang

21 August 2026 - 19:56 WIT

NasDem Sulbar Resmi Usung Fatmawaty Salim sebagai Calon Wakil Gubernur

20 August 2026 - 20:41 WIT

Orasi Ilmiah di UNM, Gubernur Sulbar Dorong Perguruan Tinggi Kuasai Teknologi Pengolahan Tanah Jarang

20 August 2026 - 19:02 WIT

Kukuhkan Pengurus BWI Sulbar, Suhardi Duka Dorong Wakaf Lebih Produktif untuk Kemaslahatan Umat

20 August 2026 - 07:25 WIT

Trending on Advertorial